Likuan Hati

Selalu ada rindu yang bersemayam dalam jiwa

Galau datang tak redakan gulananya

Ada senyum yang menghias dalam kepalsuan

Bisu dalam hanyut kelabu yang tersamar

Sampai kapan rasa ini akan bermukim dalam diri?

Menggerus kalbu yang telah  remuk menjadi serpih tak mengenal rasa

Keangkuhan diri yang diagungkan dengan segenap cita

Kini memaksa dirinya untuk menunjukkan kata yang terbungkam

Dalam perih ini, dalam serpih kegalauan yang tersisa ini

Aku ingin tetap berdiri dengan kakiku sendiri

Aku ingin dia tahu bahwa aku mampu

Aku akan tetap berdiri tegak seperti yang dulu-dulu

Lebih dari sekedar karang yang bergeming dihantam ombak ribuan kali

Lebih dari batu cadas yang deras diterpa air terjun tiap harinya

Sungguh aku akan jauh lebih kuat dari itu semua

Sungguh aku akan tetap mampu berdiri dengan tenagaku sendiri

Hanya harus melupakan rasa itu

Hanya harus sebentar saja mengesampingkan perasaan itu

Tak perlu dipikirkan terlalu

tak perlu dipusingkan sedikit

Kenapa aku harus takut?

Hanya sebentar saja

Hanya sedikit saja

Hanya seperti itu saja

aku pasti bisa!

Advertisements