Ada Apa Dengan Pemilu 2009

Ada apa dengan pemilu 20009 ?????

Wuih kaya judul film aja deh,,,,yoi dunk!!!

Gimana gak jadi kaya film kalo kita lihat kegiatan yang sedang “eksis” saat ini cuma cari suara sebanyak-banyaknya. Bahkan ada yang dibumbui dengan iming-iming sejumlah uang kepada “korban”. Kenapa saya katakan korban, karena mereka para oknum yang tidak bertanggung jawab itu dengan mudahnya membeli suara mereka demi sebuah jabatan yang sangat menjanjikan. Sedangkan mereka para korban tidak tahu menahu tentang apa yang sesungguhnya ada dalam benak orang-orang yang telah “berjasa” memberi mereka sejumlah uang.

Terang saja, di jaman sekarang apalagi krisis global mulai menghampiri negeri kita tercinta ini. Banyak PHK, pengangguran jadi bertambah, warga miskin semakin berjubel, pengemis sudah tidak bisa dihitung. Akankan kirsis global yang menyerang perekonomian kita akan menyerang moral dalam hal ini hati nurani kita???

Para pembaca yang saya hormati, disini saya hanya ingin mengungkapkan sebuah curahan hati. Curahan hati yang mungkin sama dengan Anda sekalian. Kita sama-sama mendambakan negeri yang Adil pemerintahannya. Tidak ada lagi pelanggaran terhadap HAM yang membuat resah anak-anak kita nanti, juga wanita-wanita yang saat ini kerap dijadikan sasaran. Tidak ada lagi korupsi yang membuat rakyat kecil makin tertindas dan yang kaya makin “menggila”.

Kita berharap pemerintahan kedepannya akan membawa kita ke kehidupan yang Sejahtera agar kita bisa hidup berdampingan tanpa adanya pertikaian lagi. Apakah itu pertikaian suku, ras, bahkan agama. Jangan lagi.

Untuk itu marilah kita memilih dengan hati yang penuh dengan harapan untuk kemajuan bangsa kita. Sangat disayangkan apabila ditemui ada sebagian besar “golput” dimana mereka tidak menggunakan hak pilihnya. Bukankah dengan ikut menyontreng kita berarti ikut andil demi kemajuan Indonesia tercinta. Bukankah dengan ikut menyontreng berarti uang pajak yang kita sumbangkan tidak cuma-cuma. Bayangkan aja kalau 50% golput, pemilu bisa diulang dan akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Darimana biaya itu kalau bukan kita juga yang bakal menyediakannya???

Advertisements